Penderita
: Ibu Yuni Wati ( Tapin, Kalimantan Selatan )
Kesaksian :
Bapak Ustad MZ Arifin Abdullah yang
terhormat, sebelumnya perkenalkan nama saya ibu Yuni dari Rantau Kalimantan
Selatan. Sebelum saya ceritakan tentang pengalaman saya meminum obat ramuan
Bapak, saya akan ceritakan sedikit tentang penyakit yang saya derita. Saya sudah
3 x mengalami operasi tentang penyakit saya. Pertama operasi LIMPOMA GRANDULANA
tahun 1998 di paha kiri, kedua operasi amandel tahun 2002, dan ketiga operasi
Limpoma lagi tahun 1998 di pinggang kanan.
Dan sekarang tumbuh lagi Limpoma di
selangkangan paha kanan sebesar telur puyuh. Memang saya belum pernah mencoba
obat herbal atau pengobatan alternatif lain, karena saya belum tahu atau kurang
percaya atas pengobatan alternatif. Setahu saya hanya operasi saja semua akan
sembuh.
Sebenarnya dengan operasi itu saya sudah
benar-benar bosan dan jenuh, jangan-jangan habis operasi tumbuh lagi. Waktu itu
kami sekeluarga tidak sengaja mencoba TV yang baru kami beli karena TV yang
lama sudah rusak. Di sana ada siaran dialog interaktif di TVRI Kalimantan
Selatan pengobatan herbal oleh Bapak Ustadz MZ Arifin Abdullah, kami perhatikan
Bapak Menjelaskan seputar kanker dan keluarganya.
Pagi itu kami tidak bisa datang ke Hotel
Rahmat, tapi saya bisa menghubungi ke nomor Bapak Ustad MZ Arifin Abdullah dan
minta penjelasannya tentang penyakit Limpoma sana ini. Dua minggu kemudian saya
ke Banjarmasin dan membeli paket pertama di rumah Bapak Sofyan sebagai agen di
Banjarmasin. Tapi setelah habis paket pertama ini Limpoma saya belum ada
perubahan , namun badan saya tidak sering kecapekan lagi dan pegal-pegal saya
juga hilang serta penyakit maag saya sembuh. Saya tidak merasakan lagi nyeri
lambung.
Dari sinilah saya beli paket yang kedua,
setelah habis baru kelihatan sedikit ada perubahan pada Limpoma saya, di sana
kelihatan agak layu walau ukurannya masih sama seperti dulu. Bapak ustad arifin
abdullah yang terhormat, saya bertekad ingin sembuh total pak. Saya tidak mau
Limpoma saya menyebar ke seluruh tubuh saya. Untuk itu saya mengambil paket
lagi yang ke tiga.
Sampai saya menulis pengalaman ini penyakit
Limpoma saya sudah tidak keras seperti dulu dan sudah mulai layu dan empuk
kalau di pegang. Insya Allah saya akan terus mengkonsumsi obat herbal ini
sampai benar-benar saya sembuh dan saya minta do’a dari Bapak Ustad Arifin
Abdullah semoga penyakit saya ini benar-benar sembuh. amin
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "TESTIMONI PASIEN LIMPOMA DAN MAAG"
Post a Comment